Sejarah
- Sejarah Singkat MAN 3 Tanah Datar.
Kata Madrasah bersinonim dengan kata Sekolah,yang pada hakikatnya adalah sebuah lembaga Pendidikan Islam yang berada naungan Kementerian Agama .Secara Geografis Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Tanah Datar keadaannya nyaman dan asri jauh dari kebisingan dan sangat menunjang sebagai lokasi sebuah lembaga pendidikan . MAN 3 Tanah Datar terletak di salah satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Tanah Datar yaitu suatu daerah Kecamatan pemekaran dari Kecamatan Lintau Buo di sebelah Timur Kota batusangkar,tepatnya di Nagari batu Bulek, Jarak MAN 2 Tanah Datar ± 27 KM dari Pusat Kota Batusangkar, dan 32 KM dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Tanah datar di Pagaruyung.
MAN 3 Tanah Datar yang dahulu dikenal dengan nama MAN 3 Batusangkar, merupakan bunga Setangkai bagi Kabupaten Tanah Datar yang sering disebut dengan “LUHAK NAN TUO” karena Kabupaten Tanah Datar (Pagaruyung) merupakan Pusat kebudayaan Alam Minang kabau tempo dulu.Kehidupan masyarakatnya yang berbenteng adat dan agama yang sering diungkapkan dalam pepatah Minang “ ADAT BASANDI SYARAK SYARAK BASANDI KITABULLAH)”, Corak kehidupan masyarakat yang demikian disebabkan oleh pengaruh Ulama Besar Minang Kabau dulu yang telah berjuang membina masyarakat melalui suarau-surau dan Madrasah yang mereka dirikan.
Munculnya lembaga pendidikan yang diberi nama “MAN 3 Tanah Datar” dewasa ini, bukanlah merupakan merupakan kehadiran yang tiba-tiba,tetapi adalah merupakan kelanjutan dari pertumbuhan Madrasah dalam lingkungan Depatemen Agama yang didirikan oleh para-para ulama atau Tokoh yang peduli kepada Pendidikan Agama di Kabupaten Tanah Datar Luhak Nan Tuo.
Sebelum menjadi Madrasah Negeri, dahulunya merupakan sebuah Sekoalah yang merupakan lokal jauh (Filial) dari MAN Sungayang Batusangkar 1 berdasar pada Piagam Peresmian oleh Kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Sumatera Barat Bapak H.HASNAWI KARIM, kemudian berdasarkan SK Direktur Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Dep.Agama RI. tanggal 30 April tahun 1984 No.Kep/E/PP/007/143/1984, maka Madrasah Aliyah Swasta Pondok Pesantren Dakwah Islamiyah Batu Bulat resmi menjadi Madrasah Aliyah Negeri Batu Bulat Filial Sungayang Batusangkar I.
Kemudian Penegrian Madrasah ini juga berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 515 A Tahun 1995, perubahan Madrasah Aliyah Negeri .Penegrian Madrasah ini batusangkar Filial Batu Bulek Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar menjadi Madrasah Aliyah Negeri 3 Batusangkar berubah menjadi MAN 3 Tanah Datar.Penegrian Madrasah ini berada pada masa kepemimpinan Bapak H. Musfit Bakar, BA sesuai dengan perkembangan madrasah ada perjuangan dari tokoh2 masyarakat dan perjuagan dari tokoh-tokoh masyarakat Batu Bulek pada khususnya ,diakhir tahun 1995 Madrasah ini di Negrikan oleh pemerintah, pada waktu itu lokal berjumlah 3 lokal dan 1 ruang untuk majlis guru merangkap ruang Kepala Madrasah dan Tata Usaha.
Diawal kepemimpinan bapak Musfit Bakar, BA perkembangan MAN 3 Tanah datar ini dibangun 3 lokal ruang belajar dan 2 buah WC pada tanah bagian bawah yang dahulunya merupakan parak singkok, dan dibagian Selatan dibangun pagar tembok yang merupakan batas antara Tanah Madrasah dengan tanah penduduk sekitar
Peningkatan mutu Pendidikan Madrasah sangat diharapkan dan juga merupakan komitmen kita bersama karena Madrasah merupakan sebuah lembaga yang ikut ambil bagian dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.Bahkan kita berharap Madrasah dapat menjadi “jembatan emas” bagi masa depan Bangsa Indonesia.Sebagaimana diketahui bahwa diaspora alumni Madrasah kini telah tersebar luas dalam berbagai sektor dan lini kehidupan .Mereka tidak hanya berkiprah disektor keagamaan saja akan tetapi juga disektor politik, ekonomi dan budaya.
Untuk menunjang terselenggaranya program pendidikan pada MAN 3 Tanah datar, maka sangat dibutuhkan kelengkapan sarana dan prasarana yang memadai, terutama sekali adalah penambahan lahan/lokasi baru,karena lokasi saat ini sangat sempit dan tidak bisa diperluas kecuali untuk Gedung bertingkat.Inipun harus di mulai dari pondasi awalnya,Sebab suatu pendidikan yang maju itu ditandai dengan lengkapnya peralatan, sarana penunjang maupun infrastruktur yang ada pada Madrasah tersebut.Dengan lengkapnya peralatan untuk kegiatan keterampilan , memungkinkan siswa akan lebih konsentrasi dalam belajar dan praktek.
260 total views, 2 views today

Users Today : 4
Users Yesterday : 6
Total Users : 2312
Views Today : 13
Views Yesterday : 17
Total views : 4189
Who's Online : 0